|
Seiring dengan perkembangan industri pangan, keamanan pangan bukan lagi sekadar menjaga kualitas produk saja tetapi juga menjaga kesehatan dan keamanan konsumen melalui produk-produk yang terbebas dari risiko serta kontaminasi. Selain itu, keamanan pangan dapat membantu perusahaan menjaga reputasi dan keberlangsungan bisnisnya melalui produk yang aman dan terpercaya. Pada praktiknya, satu kesalahan yang terjadi dalam proses produksi bahkan sebuah kesalahan kecilpun dapat menimbulkan kontaminasi pada produk dan menyebabkan keluhan pelanggan, penarikan produk, hingga kerugian bisnis.
Melihat hal tersebut, perusahaan wajib memiliki sistem yang mampu mengidentifikasi, mengendalikan sampai mencegah berbagai risiko keamanan pangan secara konsisten di sepanjang rantai pangannya, mulai dari pemilihan bahan baku, produksi hingga produk sampai ke tangan konsumen. Di sinilah peran Sistem Manajemen Keamanan Pangan, untuk dapat memastikan setiap produk yang dihasilkan oleh perusahaan terjaga keamanannya. Jenis-Jenis Standard dalam Sistem Manajemen Keamanan Pangan Pada penerapannya, terdapat tiga jenis sistem yang umum digunakan, yaitu sebagai berikut: 1. Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP) HACCP merupakan pendekatan sistematis yang berfokus pada identifikasi bahaya keamanan pangan yang spesifik seperti bahaya biologis, kimia maupun fisik, serta mengelola pengendalian bahaya tersebut pada titik-titik kritis dalam proses produksi. Sistem ini menjadi sistem keamanan pangan yang paling sederhana, serta menjadi salah satu pondasi penting yang wajib untuk diimplementasikan oleh produsen pangan dalam membangun sistem keamanan pangan yang efektif serta sebagai bukti pemenuhan persyaratan keamanan pangan. 2. Sistem Manajemen Keamanan Pangan (ISO 22000) Jika dibandingkan dengan HACCP, ISO 22000 memiliki cakupan yang lebih luas. ISO 22000 merupakan standar sistem manajemen keamanan pangan global untuk seluruh rantai pasokan makanan. Standar ini mengatur persyaratan keamanan pangan mulai dari komunikasi, kepemimpinan, perencanaan, pengelolaan rantai pangan, evaluasi kinerja, hingga peningkatan yang berkelanjutan (Continuous Improvement). Hal ini menunjukkan bahwa dalam ISO 22000, keamanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab divisi tertentu saja, tetapi juga sebagai bagian dari budaya di setiap proses bisnis yang ada di perusahaan. Pada praktiknya, ISO 22000 dapat membantu perusahaan untuk memiliki sistem yang lebih terstruktur dan terintegrasi. 3. Food Safety System Certification (FSSC) 22000 Secara struktur, FSSC berbeda dengan dua sistem sebelumnya. FSSC merupakan skema sertifikasi yang berlandaskan persyaratan ISO 22000, Prerequisite Programs (PRPs), dan Program Prasyarat Operasional (OPRP), serta persyaratan tambahan FSSC itu sendiri. Sistem ini menggunakan pendekatan yang lebih komprehensif terhadap manajemen risiko pada keamanan pangan di seluruh rantai pasokan. Sistem ini juga dirancang untuk mendorong adanya harmonisasi & transparansi pada standar keamanan pangan. Salah satu tujuan dari penerapan FSSC 22000 bagi perusahaan ialah untuk memenuhi tuntutan pasar dan rantai pasok global, sehingga produk dapat memiliki peluang lebih besar untuk bersaing dalam pasar skala nasional maupun internasional. Penerapan Sistem Manajemen Keamanan Pangan tidak hanya tentang mengejar sertifikat saja, tetapi juga sebagai komitmen perusahaan dalam mengendalikan risiko serta menjaga konsistensi keamanan produknya. Bersama dengan penerapan sistem yang tepat, keamanan pangan dapat menjadi alat untuk melindungi konsumen dan meningkatkan kepercayaan pelanggan melalui produk yang aman, serta membantu perusahaan dalam membangun bisnis yang berorientasi keberlanjutan. Informasi Lebih Lanjut mengenai Sistem Manajemen Keamanan Pangan CDi Consulting dapat membantu perusahaan anda dalam memenuhi kebutuhan konsultasi dan training Sistem Manajemen Keamanan Pangan, hingga mendapatkan sertifikat sertifikasi Sistem Manajemen Keamanan Pangan dari pihak ketiga (badan sertifikasi yang ditunjuk). Bagi kalian yang ingin konsultasi dan mengadakan pelatihan mengenai Sistem Manajemen Keamanan Pangan, dapat menghubungi admin sesuai kontak dibawah ini: Whatsapp: 0823-4279-8146 Email: [email protected] Linkedln: PT Catur Daya Intitama Website: www.cdiconsulting.id
0 Comments
Leave a Reply. |