|
Aspek tata kelola bisnis yang konsisten dan berkelanjutan menjadi kunci utama dalam menghadapi kompleksnya berbagai tuntutan bisnis dan pasar global saat ini. Penerapan berbagai sistem manajemen menjadi langkah strategis bagi perusahaan untuk menciptakan proses bisnis dan operasional yang terstruktur, terukur dan efektif karena berjalan dengan sesuai standar sistem manajemen. Namun dalam praktiknya, penerapan beberapa sistem manajemen atau standar yang dilakukan secara terpisah dapat menimbulkan beberapa tantangan bagi perusahaan seperti duplikasi proses, dokumen hingga kegiatan audit. Menindaklanjuti hal tersebut, Integrated Management System (IMS) hadir sebagai solusi utama bagi perusahaan untuk mengintegrasikan beberapa sistem manajemen atau standar ke dalam satu kerangka pengelolaan yang lebih efektif dan efisien.
Apa Itu Integrated Management System (IMS)? Integrated Management System (IMS) merupakan sistem yang menggabungkan berbagai sistem manajemen atau standar ke dalam satu kerangka kerja yang saling terintegrasi dan terhubung. Tujuan dilakukannya integrasi sistem ialah untuk memastikan pengelolaan sistem manajemen berjalan efektif & efisien, mengurangi duplikasi dokumen dan aktivitas yang memiliki fungsi serupa atau tumpang tindih, serta memudahkan proses monitoring & evaluasi. Umumnya IMS diterapkan oleh perusahaan yang memiliki komitmen besar untuk mengelola kualitas produk dan layanannya dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan, K3, keamanan infomasi, dan lainnya. Melalui penerapan IMS yang efektif, perusahaan dapat memiliki kebijakan, sasaran, dokumentasi, pengendalian risiko hingga proses evaluasi kinerja yang selaras dan terstruktur. Terdapat beberapa sistem yang umum diintegrasikan dalam IMS yaitu, sebagai berikut:
Penerapan Integrated Management System (IMS) Salah satu persepsi yang sering kali keliru mengenai IMS ialah hanya perlu diterapkan oleh perusahaan besar saja. Faktanya IMS dapat diterapkan oleh perusahaan kecil, menengah, maupun besar dengan skala penerapan yang disesuaikan dengan kebutuhan, sumber daya, serta tata kelola dan sistem yang dimiliki oleh perusahaan. Untuk menerapkan IMS terdapat beberapa hal yang perlu dilakukan oleh perusahaan, yaitu melakukan identifikasi terhadap sistem manajemen yang sudah diterapkan serta melihat gap analisis antar sistem tersebut. Lalu perusahaan dapat melakukan pemetaan terhadap setiap persyaratan standar yang kemudian dilakukan penyelarasan atau integrasi berdasarkan hasil gap analisis tersebut. Hasil gap analisis dan pemetaan sistem tersebut dapat menjadi acuan dan pedoman perusahaan dalam menyusun kebijakan, sasaran, dan dokumentasi IMS. Kemudian perusahaan wajib membentuk tim untuk mendukung pelaksanaan penerapan IMS hingga proses evaluasi dan tindakan perbaikan, sehingga continuous improvement dapat dibangun dengan efektif. Informasi lebih lanjut mengenai Integrated Management System (IMS) CDi Consulting dapat membantu perusahaan anda dalam memenuhi kebutuhan konsultasi dan training Integrated Management System, hingga mendapatkan sertifikat sertifikasi Integrated Management System dari pihak ketiga (badan sertifikasi yang ditunjuk). Bagi kalian yang ingin konsultasi dan mengadakan pelatihan mengenai Integrated Management System, dapat menghubungi admin sesuai kontak dibawah ini: Whatsapp: 0823-4279-8146 Email: [email protected] Linkedln: PT Catur Daya Intitama Website: www.cdiconsulting.id
0 Comments
Leave a Reply. |